Manajemen bisnis

Pusat belajar bisnis online dan offline masa kini

Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan

Klasifikasi operasi dan manajemen

Sistem informasi operasi memproses data yang berasal dari dan yang digunakan dalam sistem kegiatan usaha. sistem ini dapat dibagi kedalam beberapa kategori yaitu :
Transaction-prosessing system (sistem proses transaksi) mencatat dan memproses data dari transaksi bisnis, data base baru, dan menghasilkan berbagai macam dokumen dan laporan.
Keputusan operasional yang mengontrol proses-proses secara fisik dibuat oleh proses control system (sistem pengendali proses).
Komunikasi dan produktivitas kantor didukung oleh office automation system (sistem otomasi kantor).
Sistem informasi manajemen mennyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen. Sistem ini terdiri atas beberapa tipe, yaitu : Laporan spesifikasi dan rencana awal untuk para manajer dikerjakan oleh informasi reporting systems (sistem laporan informasi). Dukungan ad hoc dan interaktif untuk pengambilan keputusan oleh manajer dikerjakan oleh decision support systems (sistem pendukung keputusan). Informasi kritikal untuk manajemen diatas diterapkan oleh executive information systems (sistem informasi ekskutif).
Klasifikasi lain dari sistem informasi adalah : Nasehat pakar untuk pengembalian keputusan operasional atau manajerial ditetapkan oleh expert systems (sistem pakar) dan knowledge based information systems (sistem informasi berbasis pengetahuan) lainnya.
Dukungan langsung dan terus untuk aplikasi operasional dan manajerial dari pengguna akhir (and users) ditetapkan oleh and user compiting systems.
Aplikasi opersional dan manajemen dalam dukungan fungsi bisnis ditetapkan oleh bisiness function information systems. Produk dan layanan jasa yang bersaing untuk mencapai keuntungan strategis ditetapkan oleh strategic systems.
Dalam dunia kerja nyata, sistem informasi yang digunakan merupakan kombinasi dari berbagai macam sistem informasi yang disebutkan diatas. Pada prakteknya, berbagai peranan tersebut menjadi suatu gabungan atau fungsi-fungsi (cross-function) sistem informasi yang menjalankan berbagai fungsi.

klasifikasi operasional dan manajemen

klasifikasi operasional dan manajemen

Sistem informasi operasi memperoses data yang berasal dari dan ginukan dalam kegiatan usaha. Sistem ini dapat dibagi kedalam beberapa kategori, yaitu :
1. Transaction-processing system (sistem proses transaksi) Mencatat dan memproses data dari transaksi bisnis, database terbaru, dan menghasilkan berbagai macam dokumen dan laporan.
2. Keputusan operasional yang mengontrol proses-proses secara fisik dibuat oleh process control systems (sistem pengendalian proses).
3. Komunikasi dan produktivitas kantor didukung oleh office automation systems (sistem otomatis kantor).
Sistem informasi manajemen menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen. Sistem ini terdiri atas beberapa tipe yaitu :
a. Laporan spesifikasi dan rancangan awal untuk para manajer dikerjakan oleh information reporting systems (sistem pelaporan informasi).
b. Dukungan ad hoc dan interaktif untuk pengambilan keputusan oleh manajer dikerjakan oleh decision support systems (sistem pendukung keputusan)
c. Informasi kritikal untuk manajemen atas ditetapkan oleh executive information systems (sistem informasi eksekutif)
Klasifikasi lain dari sistem informasi adalah :
a. Nasehat pakar untuk pengambilan keputusan operasional atau manajerial ditetapkan oleh expert systems (sistem pakar) dan knowledge-based information systems (sistem informasi berbasis pengetahuan) lainnya.
b. Dukungan langsung dan terus untuk aplikasi operasional dan manajerial dari pengguna akhir (and users) ditetapkan oleh end user computing systems.
sistem konseptual

sistem konseptual

Sistem konseptual


Sebagai sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali kesistem. Mekanisme adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.
Sistem lingkaran terbuka

Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari sistem untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.
Sistem lingkaran tertutup

Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuaian pada input-nya.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan dimensi informasi.
a. Relevansi, informasi memiliki relevansi jika berkaitan langsung dengan masalah yang dihadapi.
b. Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
c. Ketepatan waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasi tetap terkendali.